Puisi untuk ibu [ Selamat Hari Ibu ]



tak terasa waktu begitu cepat berlalu,
dan semuanya kini telah baerubah,
bahkan aku tak sempat mengingat semuanya,

dulu saat aku kecil, aku memanja,
ingin mendapat semua hal yang aku inginkan,
berpura-pura menangis, untuk menang,
dan kau selalu saja mengalah,

kini aku benar-benar merindukan masa-masa itu,
masa dimana aku duduk manja dipangkuan,
dibelai rambutku dan kau rapihkan pakaianku yg lusuh,
kau pegang kedua tanganku perlahan kau memelukku, menggelitiku,
kemudian kita tertawa bersama,
tertawamu sungguh istimewa,

kini aku benar-benar merindukan masa-masa itu,
masa dimana kamu memarahiku karena aku tidak mau mandi,
kau menyuruhku, aku berlari dan kau mengejarku,
aku terus berlari dan kau menangkapku, aku menyerah, aku menangis,
aku sungguh rindu masa-masa itu semua,

banyak kehidupan yang kau ajarkan,
banyak pelajaran yang aku dapatkan,
hingga sampai saat ini aku tumbuh besar,
tumbuh menjadi manusia yang bisa berikir,
tumbuh menjadi manusia yang harus terpisah,

tak terasa semua berlalu,
dan kini aku jauh darimu,
jauh dari pelukanmu,
aku mau kau peluk lagi, saat kita bertemu
aku mau kau peluk lagi, saat kita akan berpisah,

ibu, terimakasih atas semuanya,
semuanya yang tak bisa aku ungkapkan,

ibu, maafkan atas semuanya,
semuanya yang tak sanggup aku balaskan,
semua pelajaran, kasih sayang, dan segalanya,,

ibu, semoga engkau tetap ayu disana,
diberkahi kasih sayang yang semestinya,
selalu diberikan kemudahan dan keindahan disetiap hari,
disetiap hari menjelang tua,

ibu ini aku anakmu,
aku sayang padamu,







0 comments:

Post a Comment

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author