Kisah Ibu dengan Empat Bayi Kembari di Perutnya


Ibu, perempuan yang melahirkan dan membesarkan anak-anaknya tanpa pamrih dan tanda jasa. Wanita yang rela mempertaruhkan nyawanya, mengorbankan hidupnya demi buah hati yang sangat dicintainya. Ibu tidak selalu ada di sisi, menemani dan mengajari. Ibu merelakan waktunya habis tak bersisa untuk mengurus anak-anaknya, merelakan waktu istirahatnya beralih menjadi mengganti popok atau menggendong bayinya semalaman. Ibu yang selalu mengkhawatirkan diri kita saat kita tidak ada di sisinya. Ibu selalu memberikan perhatian ke kita tanpa mengenal waktu dan usia, tanpa mengenal situasi dan keadaan. Ibu yang menerima kita apa adanya disemua masa. Hanya ibu yang kasih sayangnya tidak pernah lekang oleh waktu.

Banyak ibu yang melakukan apa saja demi kebahagiaan anaknya, demi anaknya tumbuh besar, tercukupi sandang pangan papan. Tidak sedikit mereka bekerja siang malam, mendedikasikan hidupnya demi anak yang mereka benar-benar jaga dengan sepenuh hidupnya. Ibu, tidak akan berpikir dua kali demi menyenangkan buah hati.

Berikut adalah Kisah seorang  Ibu yang telah melakukan pengorbanan besar demi empat orang anak kembar yang dilahirkannya.

Berita kehamilan menjadi kegembiraan tak terkira bagi pasangan suami-istri. Segera memiliki anak, mempunyai keluarga yang sempurna tentu sudah terbayangkan dalam pikiran. Begitu pula dengan Emma dan suaminya, Martin. Dokter memberitahu bahwa Emma hamil, tapi dengan berat hati dokter mengatakan bahwa Emma harus menggugurkan dua janin dalam kandungannya. Emma hamil kembar empat, dan dokter bilang hanya dua yang boleh selamat.

Emma menolaknya. Semua yang ada dalam kandungannya adalah anaknya, dan tidak akan dibunuhnya dengan alasan apapun. Emma bertahan, sampai usia kehamilan bertambah dan dirinya semakin kepayahan. Hamil kembar empat, membuat perutnya membengkak besar dan sekujur tubuhnya mengalami nyeri tak terkira. Sulit bernapas, susah berjalan, sakit kepala berkepanjangan bahkan tiba-tiba jatuh dirasakan Emma setiap harinya. Emma tahu bahwa kehamilannya kali ini tidak akan mudah dan akhirnya Emma melahirkan si kembar empat dengan sehat tanpa masalah berat.

Ruben, Zachary, Joshua dan Sam. Mereka tumbuh besar dengan sehat, dan membuat Emma bahagia. Perjuangannya sembilan bulan mengandung mereka, menderita segala penyakit dan tubuhnya sampai seolah mati rasa, terbayar lunas. Emma mengatakan bahwa nyawanya tidak ada artinya dibandingkan keempat buah hati kembarnya.

I

0 comments:

Post a Comment

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author